Komponen-Komponen Sistem Pendukung Keputusan

Modul SPK Sistem Pendukung Keputusan

Senang bisa kembali berbagi hal-hal yang bermanfaat bagi teman-teman semua. Semoga kiranya kita semua dalam lindungan yang Maha Kuasa. Baiklah kali ini gurudaridesa.com hanya akan berbagi beberapa Modul tentang Sistem Pendukung Keputusan, semoga modul dapat bermanfaat bagi kita semua terutama teman-teman yang kuliah jurusan Teknik Informatika.

Sistem Pendukung Keputusan

Pada dasarnya pengambilan keputusan merupakan suatu pendekatan sistematis pada hakekat suatu masalah, pengumpulan fakta-fakta (data-data), penentuan yang matang dari alternatif yang dihadapi, dan pengambilan tindakan yang menurut perhitungan merupakan tindakan yang paling tepat.

Pembuat keputusan kerap kali diperhadapkan pada kerumitan dan lingkup pengambilan keputusan dengan data-data yang begitu banyak. Untuk kepentingan itu, sebagian besar pembuat keputusan dengan mempertimbangkan resiko manfaat maupun biaya, dihadapkan pada suatu keharusan mengandalkan seperangkat sistem yang mampu memecahkan masalah secara efisien dan efektif, yang kemudian disebut Sistem Pendukung Keputusan (SPK).

Sistem Pendukung Keputusan sering disingkat SPK adalah sistem berbasis komputer yang dirancang untuk membantu para pengambil keputusan dalam menggunakan data dan berbagai model untuk memecahkan masalah-masalah tidak terstruktur. SPK juga sering disebut Decision Support Systems  atau disingkat DSS.

Modul SPK Sistem Pendukung Keputusan
Modul SPK Sistem Pendukung Keputusan

Tujuan dari SPK

Seperti yang telah di jelaskan diatas adapun tujuan dari SPK  adalah untuk sebagai berikut:

  1. Membantu dalam menyelesaikan masalah-masalah semi-terstruktur dan tak terstruktur, dengan menyertakan penilaian manusia dan informasi terkomputerisasi.
  2. Mendukung para pengambilan keputusan dalam mengambil keputusan suatu masalah
  3. Memberi peningkatkan efektivitas (akurasi, timeliness, kualitas) dalam pengambilan keputusan dan bukan efisiensi (biaya pengambilan keputusan).
  4. Memberikan dukungan atas pertimbangan manajer dan perlu digaris bawahi bahwa SPK bukan dimaksudkan untuk mengganti fungsi manajer.
  5. Peningkatan produktifitas. Hal ini dikarenakan bisanya membangun satu kelompok pengambil keputusan, terutama para pakar bisa sangat mahal.

Baca Juga : Sistem Pakar Metode Certainty Factor Berbasis Web

Komponen-Komponen Sistem Pendukung Keputusan

Menurut Turban (2005), Sistem Pendukung Keputusan terdiri dari empat sub-sistem, yaitu:

  1. Manajemen Data, meliputi basis data yang berisi data-data yang relevan dengan keadaan dan dikelola oleh perangkat lunak yang disebut dengan Database Management System (DBMS).
  2. Manajemen Model berupa sebuah paket perangkat lunak yang berisi model-model finansial, statistik,  management science, atau model kuantitatif, yang menyediakan kemampuan analisa dan perangkat lunak manajemen yang sesuai.
  3. Subsistem Dialog atau komunikasi, merupakan subsistem yang dipakai oleh user untuk berkomunikasi dan memberi perintah (menyediakan user interface).
  4. Manajemen Knowledge yang mendukung sub-sistem lain atau berlaku sebagai komponen yang berdiri sendiri.
Komponen-Komponen Sistem Pendukung Keputusan
Komponen-Komponen Sistem Pendukung Keputusan

Proses Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan meliputi beberapa tahap dan melalui beberapa proses. Menurut Simon (1960), pengambilan keputusan meliputi empat tahap yang saling berhubungan dan berurutan. Empat proses tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Intelligence
    Tahap ini merupakan proses penelusuran dan pendeteksian dari lingkup problematika serta proses pengenalan masalah. Data masukan diperoleh, diproses, dan diuji dalam rangka mengidentifikasikan masalah.
  2. Design
    Tahap ini merupakan proses menemukan dan mengembangkan alternatif. Tahap ini meliputi proses untuk mengerti masalah, menurunkan solusi dan menguji kelayakan solusi.
  3. Choice
    Pada tahap ini dilakukan poses pemilihan di antara berbagai alternatif tindakan yang mungkin dijalankan. Tahap ini meliputi pencarian, evaluasi, dan rekomendasi solusi yang sesuai untuk model yang telah dibuat. Solusi dari model merupakan nilai spesifik untuk variabel hasil pada alternatif yang dipilih.
  4. Implementation
    Tahap implementasi adalah tahap pelaksanaan dari keputusan yang telah diambil. Pada tahap ini perlu disusun serangkaian tindakan yang terencana, sehingga hasil keputusan dapat dipantau dan disesuaikan apabila diperlukan perbaikan.

Pemodelan Sistem Pendukung Keputusan

Karakteristik utama dari suatu sistem pendukung keputusan adalah dengan memasukkan sedikitnya satu model. Ide dasarnya adalah melakukan analisis sistem pendukung keputusan pada sebuah model realitas, dari pada analisis pada sistem nyata itu sendiri. Berikut beberapa pemodelan sistem pendukung keputusan:

  • Model Iconic (Skala) : Merupakan sebuah model iconik, model abstraksi terkecil adalah replika fisik sebuah sistem, biasanya pada suatu skala yang berbeda dari aslinya..
  • Model Analog : Merupakan sebuah model yang tidak tampak mirip dengan model aslinya, tetapi bersifat seperti sistem aslinya.
  • Model Matematik (Quantitatif) : Kompleksitas hubungan pada banyak sistem organisasional tidak dapat disajikan secara model icon atau model analog, atau representasi semacam itu malah dapat menimbulkan kesulitan dan membutuhkan banyak waktu dalam pemakaiannya. Oleh karena itu model yang tepat dideskripsikan dengan model matematis.

Baik saya rasa itu saja sedikit materi tentang SPK, kiranya memberi manfaat dan bagi teman-teman yang ingin mendapatkan modul silahkan Klik Link Berikut, See you and Keep Exploring 😀 Bye Bye

Download Juga : Modul Kriptografi Lengkap

Bagikan ini :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *