Crystal Reports

Selamat sore semua teman-teman dimana kalian berada. Senang rasanya selalu bisa menyapa kalian semua dan semoga saja semua kita ada dalam keadaan sehat dan damai sejahtera :D. Baik pada kesempatan kali ini gurudaridesa.com ingin membahas tentang Crystal Reports secara singkat, mulai dari sejarahnya seperti apa, kegunaannya, apa saja bagian-bagian yang terdapat didalamnya, dan apa saja keunggulan maupun kelebihan yang dimiliki aplikasi ini. Oke langsung saja ya teman-teman ke topik pembahasan.

Sejarah Crystal Reports

Menurut Wikipedia Terry Cunningham dan Cunningham Group memulai perangkat lunak pada tahun 1991 yang bernama Crystal Services Inc. Mereka memasarkan produk (awalnya disebut “Laporan Quik”) yang pada saat itu mereka tidak dapat menemukan penulis laporan komersial yang cocok untuk perangkat lunak akuntansi mereka.

Setelah memproduksi versi 1.0 hingga 3.0, Kemudia Crystal Services diakuisisi oleh Seagate Technology pada tahun 1994. Crystal Services dikombinasikan dengan Holistic Systems untuk membentuk Kelompok Manajemen Informasi Perangkat Lunak Seagate , yang kemudian berganti nama menjadi Crystal Decisions dan memproduksi versi 4.0 hingga 9.0. Crystal Decisions kemudian diakuisisi lagi pada bulan Desember 2003 oleh Business Objects, yang kemudian menghasilkan versi 10, 11 (XI) dan versi 12 (2008).

Seiring berjalannya waktu SAP kemudian mengakuisisi Business Objects pada 8 Oktober 2007 dan merilis Crystal Reports 2011 (versi 14) pada 3 Mei 2011. Versi terbaru yang dirilis adalah Crystal Reports 2016 (versi 14.2.x) pada 8 Maret 2016. Melihat selisih waktu Crystal Decisions yang telah diakuisisi sejak bulan Desember 2003 oleh Business Objects, yang kemudian menghasilkan versi 10, 11 (XI) dan versi 12 (2008), berarti ada kemungkinan saat pengembangan versi 10, 11 (XI) dan versi 12 (2008), SAP sudah mengakuisisi Business Objects pada 8 Oktober 2007 dan merilis Crystal Reports 2011 (versi 14) pada 3 Mei 2011.

File yang di hasilkan oleh Crystal Reports

Adapun Ekstensi file yang dihasilkan untuk format file eksklusif Crystal Reports adalah “.rpt”. File desain pada dapat disimpan tanpa data, atau dengan data untuk nanti dilihat atau dibagikan. Diperkenalkan dengan rilis Crystal Reports 2011 (versi 14.0), opsi ekstensi file .rptr read-only memungkinkan untuk dilihat, tetapi tidak dapat dimodifikasi setelah diekspor.

Beberapa aplikasi lain, seperti Microsoft Visual Studio versi 2003 hingga 2019, bahkan Borland Delphi, pada satu waktu mem-bundel versi OEM Crystal Reports sebagai alat untuk menampilkan laporan dalam berbagai bidang seperti keuangan maupun laporan analisis lainnya yang dapat di representasikan. Microsoft menghentikan praktik ini dan kemudian merilis alat pelaporan mereka sendiri yang bersaing, SQL Server Reporting Services (SSRS).

Apa itu Crystal Reports

Crystal Reports
Crystal Reports

Crystal reports adalah salah satu paket program (software) yang digunakan untuk mem­buat, menganalisa, dan menerjemahkan informasi yang terkandung dalam data­base ke dalam berbagai bentuk dan jenis laporan. Crystal reports dirancang untuk membuat laporan yang dapat digunakan dengan berbagai bahasa pemrograman berbasis Windows, seperti Visual Basic, Visual C/C++, Visual Interdev, dan Borland Delphi.

Section dan Kelebihan dalam Crystal Reports

Di dalam Crystal Reports ada beberapa area (section), yaitu :

  • Report header, merupakan area yang di gunakan untuk menampilkan informasi yang akan dimunculkan pada halaman pertama saja dan umumnya berada paling atas. Contoh : Kop surat beserta dengan logo.
  • Page header, merupakan area yang digunakan jika akan memunculkan informasi yang akan selalu muncul pada setiap halaman dan posisinya diatas. Contoh : Nama kolom pada tabel data.
  • Detail, merupakan area yang digunakan untuk menampilkan isi datanya. Contoh : Detail Informasi yang dimuat didalam sebuah laporan.
  • Report Footer, merupakan area yang digunakan untuk menampilkan informasi yang akan muncul pada halaman paling akhir dan posisinya di bawah. Contoh :  Tanda tangan, petugas atau total.
  • Page Footer, merupakan area yang digunakan untuk memunculkan data pada setiap halaman dan posisinya paling bawah. Contoh : Nomor halaman.
  • Group Header, yaitu area yang digunakan untuk informasi group posisi di bawah page header.
  • Group Footer, yaitu area yang digunakan untuk informasi group posisi di bawah detail.

Beberapa Kelebihan dari Crystal Reports adalah sebagai berikut :

Adapun kelebihan dari penggunaan Crystal Reports adalah sebagai berikut:

  • Penggunaan dalam pembuatan laporan dengan Crystal Report tidak terlalu rumit.
  • Penggunaan dalam pembuatan laporan dengan Crystal Report juga banyak meli­bat­kan kode program.
  • Program Crystal Reports banyak digunakan karena mudah terintegrasi dengan banyak bahasa pemograman.
  • Fasilitas impor hasil laporan yang mendukung format-format file se­perti Microsoft Office, Adobe Acrobat Reader, HTML, dan lain sebagainya.

Itu lah pengertian, bagian-bagian, dan kelebihan dari crystal report. Sekian dulu blog saya ini. Terima kasih karena sudah membaca.

Crystal Reports merupakan salah satu paket program yang digunakan untuk mem­buat, menganalisa, dan menterjemahkan informasi yang terkandung dalam data­base ke dalam berbagai jenis laporan. Crystal Reports dirancang untuk membuat laporan yang dapat di­­gunakan dengan berbagai bahasa pemrograman berbasis Windows, seperti Visual Basic, Visual C/C++, Visual Interdev, dan Borland Delphi.

Baca Juga : Visual Studio (Visual Basic – VB.Net)

Dalam membuat suatu laporan, data merupakan komponen yang sangat vital dan mutlak yang harus disediakan. Umumnya data-data tersebut disimpan dalam sebuah database baik itu DB Access, DB MySql dan DB lainnya. Ada dua model dalam pengambilan data yang ada di dalam database untuk ditampilkan kedalam laporan, yaitu:

  • Pull Mode

Proses pengambilan data yang ada di dalam database adalah driver akan melakukan koneksi ke database dan me­na­rik data yang ada di dalam database tersebut sesuai dengan permintaan. Dengan mo­del ini, di antara koneksi dalam database dengan perintah SQL akan menghasilkan data yang dita­ngani oleh Crystal Reports. Umumnya model ini digunakan pada laporan yang peng­am­bilan datanya berasal dari sebuah database, di mana koneksinya tidak menga­lami peru­bah­an atau tidak memerlukan pengkodean.

  • Push Mode

Proses pengambilan data yang ada di dalam database dengan koneksi ke database digunakan untuk mengambil data dan mengisikan data ter­sebut ke dalam Dataset. Data yang berada dalam Dataset selanjutnya ditampilkan pada la­poran. Dengan metode ini memungkinkan untuk membangun koneksi yang terbagi (sharing) ke dalam aplikasi dan membagi data sebelum Crystal Reports menerima­nya.

Laporan yang telah dibuat dengan mengunakan Crystal Reports masih belum akan terlihat bentuk tampilan datanya. Jadi untuk itu menampilkannya masih dibutuhkan kontrol lain yang dipasang di form yaitu CristalReports­Viewer.

Itulah penjelasan singkat mengenai Crystal Report yang bisa gurudaridesa.com rangkumkan buat teman-teman. Kiranya penjelasan tersebut dapat memberi refrensi tambahan buat teman-teman semua. Dan bagi teman-teman yang ingin mendapatkan software Crytal Report tersebut dapat mengunduhnya dengan mengklik Link ini untuk Crystal Report 13, sementara untuk Crystal Report 8.5 dapat mengklik Link ini. Semoga bermanfaat ya teman-teman, See You Soon 😀

Bagikan ini :

2 thoughts on “Crystal Reports 13”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *